Topik Diskusi : Dosa Turunan
Ide dari : Hafid Ma’arief
Tanggal : 09 Januari 2009
Resume : Bobby P

Dosa turunan seringkali disinggung [setahu saya terutama dalam gereja] sebagai peringatan terhadap umat manusia bahwa ketika manusia pertama kali dilahirkan ia sebetulnya sudah menanggung beban dosa turunan yang diwariskan dari nenek moyang umat manusia yaitu Adam dan Hawa [mengenai konfliknya dengan buah terlarang itu]. Mungkin diskusi ini terlalu riskan mengingat ini merupakan topic diskusi pertama kami dalam forum joki dan wilayah diskusinya sudah sangat absurd [but, what the hell with that, kita terlanjur tahu perkara tersebut, apa alasan untuk tidak mendiskusikannya?]

Saya rasa diakhir diskusi kami sepakat bahwa dosa turunan [yang konsepnya “mendosakan” umat manusia sebelum dilahirkan karena dosanya diturunkan dari adam dan hawa sebagai nenek moyang manusia yang dianggap sebagai “pendosa utama”] adalah teori yang tidak rasional, intimidatif, dan tidak jelas tujuannya. Alasannya karena kami masih sangat menganggap bahwa Tuhan itu adil [dan tidak kejam _hafid], sehingga bukankah sangat tidak fair jika mendosakan menusia sebelum mereka lahir (dan sebelum mengenal apapun tentang dunia).

Anehnya saya dan hafid [tanpa bermaksud untuk mengungkit masalah gender] sebagai peserta diskusi pria cenderung mempunyai pandangan apatis terhadap konsep yang dilahirkan dari kitab suci [mungkin bagi hafid apalagi kitab suci dari agama lain ][karena aku belum beragamaJ, bob _hafid], kami berdua cenderung berani mengemukakan beberapa teori yang sebenarnya masuk pada wilayah yang sangat prifat dan absurd, yaitu teritory iman. Sebuah wilayah yang biasanya disikapi dengan sangat normative, buta, dan absolute. Sementara Ratih, Yosa dan Cyka masih belum mengemukakan banyak pendapat yang keluar dari pikiran mereka sendiri. Tampaknya mereka besikap sangat manis terhadap perkara-perkara ini.[ahmad wahib, sebagai salah satu tokoh pemuda sangat cerdas yang dimiliki bangsa ini berteori bahwa sebenarnya Tuhan bukanlah wilayah terlarang bagi pemikiran]

Diskusi mau tak mau sempat menyinggung perkara asal mula penciptaan, karena adam dan hawa sudah terlanjur bergabung bersama kami menjadi objek diskusi jumat itu. Sampai kemudian ada kecenderungan mempertanyakan kembali eksistensi kisah adam dan hawa tersebut yang keluar dari pikiran saya, ketika mengingat peristiwa penemuan fosil-fosil dinosaurus di berbagai belahan dunia. [ saya pribadi memang sangat hati-hati terhadap semua yang dikatakan para nabi {menurut saya}lewat kitab suci ]

Berbicara mengenai takdir, Pak nanang, salah satu dosen kami yang mulanya hanya sekedar mondar-mandir di lokasi diskusi kemudian ikut sekedar berkomentar. Kata-kata beliau antara lain dapat saya simpulkan seperti ini ”bahwa tidak ada kata kata kebetulan dalam konsep ketuhanan [well, theres no such things as coincidence then!] namun semua “kepastian” dibuat dalam banyak plot dan manusia dapat memilihnya, karena satu plot berakhir dengan ending yang berbeda“
Cukup menarik juga ketika selama ini perbincangan yang terjadi hanya memberikan pilihan antara konsep kebetulan dan takdir absolute [determinisme dan indeterminisme] Rupanya Pak nanang memiliki teori jalan tengah bahwa takdir sebetulnya memang diciptakan namun tidak hanya memiliki satu ruas, sehingga manusia sebetulnya masih bisa memilih takdirnya…

Saya pikir itu mentoknya kapasitas otak kami ketika mendiskusikan masalah yang sangat filosofis dan fundamentalis, apalagi tidak ada diantara kami yang memiliki background filsafat sama sekali, sehingga energi kami terkuras habis dalam diskusi yang berlangsung selama 5 jam diminggu pertama tersebut, pada akhirnya kami memutuskan untuk mengakhirinya dengan makan malam bersama di sebuah kafe yang murah dan nyaman di tengah kota jogja, dengan suasana yang tidak terlalu ramai, dan hotspot area yang cukup kondusif, kami pesan banyak makanan, bercanda seperti biasa, serta mengobrol dengan topik yang ringan hingga jam 9 malam, … untung para wanita berinisiatif untuk mentraktir kami, sehingga kafe tersebut terasa semakin impresif untuk saya…